Menikmati Kabuki di Teater Minamiza Kyoto

0 21

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Siapa yang tidak pernah mendengar Kabuki? Bahkan anak muda pun pasti familiar atau pernah mendengar mengenai kesenian tradisional asal Jepang ini. Kabuki lahir di Kyoto dan sampai sekarang masih dipertontonkan.

Ketika tirai diangkat, penonton dimanjakan dengan gambaran gunung Fuji yang indah sebagai latar belakang panggung. Di tengah panggung berdiri seorang samurai, menggunakan baju zirah berukuran besar dan riasan yang WAH. Dia mengacungkan panah besar dan bicara degan suara parau. Sepertinya dia memang sedang marah. Make up nya yang putih, hitam, dan merah memperjelas ekspresi kemarahan samurai itu. Tepuk tangan penonton bergemuruh saat dia berjalan dan melompat. Ini adalah tontonan yang artistik sekaligus begitu indah.

Kabuki itu Apa Sih?

Kabuki di Teater Minamiza Kyoto

Sering dengar belum tentu hapal ya hehe. Kabuki adalah sebuah bentuk drama klasik Jepang yang terkenal banget dengan tara panggung yang luar biasa, kostum beraneka warna, riasan yang mencolok, pertunjukan yang penuh gaya dan bahkan seringkali dibumbui adegan akrobatik, dan plotnya yang amat dramatsi. Cerita konspirasi dan balas dendam, cinta dan godaan, konflik sejarah dan tragedi adalah tema yang umum diangkat. Tapi, sebuah pertunjukan kabuki yang biasa berfukus pada padatnya peristiwa yang dramatis, daripada penggambaran cerita keseluruhan, bahkan naskah dari beberapa cerita juga dipertontonkan selama sekitar 3 jam penampilan.

Kebanyakan naskah kabuki ditulis pada abad ke 17 dan 18 dan cerita yang mereka tampilkan akrab dengan para penonton jadi mereka tidak perlu memperhatikan cerita drama keseluruhan. Tapi, kunonya cerita yang diangkat membuat dialog yang diucapkan penuh dengan kata-ata kuno juga. Untungnya, teater Kabuki ini seringkali menyewakan alat pada pengunjung teater supaya mereka bisa menerjemahkan kata-kata kuno itu menjadi kata-kata modern sehingga lebih mudah dipahami.

Kabuki dilahirkan dari hiburan yang lucu namun vulgar untuk orang biasa dan sudah jadi bentuk drama tradisional yang paling populer. Kabuki kini juga menjadi bagian yang menyatu dengan budaya Jepang. Uniknya, walau sudah berabad-abad lamanya, budaya pemain kabuki tidak pernah berubah. Pemain kabuki, baik itu untuk karakter wanita maupun pria, semuanya hanya boleh dimainkan oleh Pria.

Mau tahu sejarah singkat Kabuki? Lanjut nanti ya~

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments
Memuat...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More