Budaya JepangJepang

Apa itu Semangat Bushido Jepang?

Apa itu Semangat Bushido Jepang?

Semangat Bushido Jepang – Bushi artinya ‘militer’ atau ‘tentara’ dan do artinya ‘jalan, cara’. Bushidou berarti ‘cara militer’,’jalan militer’,’ala militer’. Semangat bushido adalah semangat yang dimiliki bangsa Jepang dalam melakukan setiap pekerjaannya seperti semangat militer. Kedisiplinan adalah hal yang sangat diutamakan dalam menciptakan etos kerja dalam manajemen perusahaan Jepang. Filosofi bushido selalu diterapkan dalam setiap kinerja perusahaan. Bushido memberikan semangat pantang menyerah berusaha keras dalam pencapaian tujuan.

Semangat bushido melahirkan rasa nasionalisme yang begitu besar, yakni perlindungan negara kepada warga negaranya dan demikian juga sebaliknya. Nasionalisme ini kemudian mempererat kerjasama antar perusahaan Jepang baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang pada akhirnya produk Jepang dapat dipasarkan ke seluruh dunia. Dengan semangat bushido persaingan antara perusahaan sejenis bukanlah menjadi hambatan bagi mereka, melainkan sebagai tantangan untuk lebih kreatif dalam penciptaan produk-produk baru, sehingga seperti diketahui sampai sekarang pun banyak produk Jepang bermunculan tak habis-habisnya.

Mengenal Apa itu Semangat Bushido dan Apa itu Bushido

Bushido adalah kode etika tradisional yang diikuti oleh para samurai di Jepang pada zaman Feodal. Kata “Bushido” secara harfiah berarti “jalan samurai” atau “jalan keberanian dan kehormatan”. Kode etika ini membentuk prinsip-prinsip moral dan perilaku yang mengarahkan para samurai dalam kehidupan mereka, termasuk dalam pertempuran dan kehidupan sehari-hari.

Beberapa prinsip utama dalam Bushido meliputi:

  1. Kebijaksanaan (Gi): Menunjukkan kejujuran dan kebenaran dalam segala hal. Ini melibatkan menghindari kebohongan dan selalu berusaha untuk menjadi benar dalam kata dan tindakan.
  2. Kebajikan (Yu): Menunjukkan keberanian moral dan mengambil tindakan yang tepat, bahkan dalam situasi yang sulit. Ini juga mencakup keberanian dalam menghadapi tantangan dan rasa takut.
  3. Kemanusiaan (Jin): Menunjukkan belas kasih dan empati terhadap sesama manusia. Ini mengajarkan bahwa para samurai harus merasa simpati terhadap penderitaan orang lain dan memiliki sikap rendah hati.
  4. Kehormatan (Rei): Menjunjung tinggi integritas dan reputasi pribadi. Para samurai harus menjaga nama baik mereka dan menghormati komitmen serta janji mereka.
  5. Kejujuran (Makoto): Berpegang pada kebenaran dan berbicara dengan jujur, tanpa menyembunyikan niat atau motif di balik kata-kata dan tindakan.
  6. Ketegasan (Meiyo): Menjaga martabat dan menghormati diri sendiri, serta orang lain. Ini melibatkan menjaga citra dan integritas diri, serta menjunjung tinggi kehormatan keluarga dan leluhur.
  7. Loyalitas (Chugi): Menunjukkan loyalitas yang kuat kepada tuan atau penguasa, serta setia terhadap mereka. Loyalitas ini juga dapat melibatkan pengorbanan diri untuk melindungi atau mengabdi kepada penguasa.
  8. Kendali diri (Jisei): Menguasai diri sendiri dan emosi. Para samurai diharapkan untuk menjaga ketenangan dan tidak terbawa emosi yang berlebihan dalam situasi apapun.
Read :  Mengenal Etos Kerja Bangsa Jepang

Bushido mencerminkan budaya samurai yang memiliki standar moral dan perilaku yang tinggi. Meskipun zaman Feodal Jepang dan keberadaan para samurai telah berakhir, pengaruh Bushido masih terlihat dalam budaya dan nilai-nilai Jepang hingga saat ini.

Shares: